Manfaat Minyak Zaitun untuk Mencegah Obesitas, Ini Caranya!

Ditinjau oleh
Manfaat Minyak Zaitun untuk Mencegah Obesitas

Obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk kolesterol tinggi, diabetes, hipertensi, penyakit jantung, osteoporosis, sleep apnea, radang sendi, dan kanker, yang semuanya dapat meningkatkan risiko kematian.

Minyak zaitun dapat menjadi jawaban untuk tantangan mencegah obesitas maupun kelebihan berat badan.

“Bukannya minyak zaitun itu lemak? Dan lemak penyebab kenaikan berat badan?” Tenang, jenis lemak pada minyak zaitun extra virgin yang organik dan diolah dengan metode cold-pressed justru dapat menjadi solusi untuk menjaga berat badan ideal.

Ayo kupas lebih lanjut mengapa minyak zaitun extra virgin dapat membantu dalam mencegah obesitas!

Keunggulan Minyak Zaitun: Kunci Diet Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Banyak orang berusaha keras menurunkan berat badan dengan berbagai cara, seperti berolahraga, cukup tidur, dan mengurangi porsi makan. Ternyata, menambahkan minyak zaitun organik extra virgin dapat membantu mencapai berat badan ideal dengan efektif.

Berikut penjelasan bagaimana minyak zaitun dapat membantu menurunkan berat badan.

Kandungan Lemak Baik

Minyak Zaitun Extra Virgin memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal yang lebih tinggi dibandingkan dengan minyak masak lainnya, seperti minyak sayur dan minyak kanola.

Dikutip dari jurnal artikel yang diterbitkan oleh National Library of Medicine, lemak tak jenuh tunggal terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu, lemak jenis ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, dan kondisi kesehatan lainnya.

Kandungan TRM dalam Minyak Zaitun

Minyak zaitun merupakan sumber trigliserida rantai menengah (TRM), yang berkontribusi dalam penurunan berat badan. TRM cepat dipecah dan diserap oleh hati, meningkatkan produksi hormon pengatur nafsu makan dan perasaan kenyang.

Cara Menggunakan Minyak Zaitun

Mengintegrasikan minyak zaitun extra virgin dalam diet sangatlah mudah dan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Minyak ini dapat digunakan untuk menggoreng, menumis, membuat kue, celupan roti, dan sebagai salad dressing. Minyak zaitun juga bisa menjadi pengganti mentega atau margarin dalam resep.

Baca juga: 5 Cara Mengonsumsi Minyak Zaitun, Bisa Langsung Diminum

Minyak zaitun extra virgin juga bisa dikonsumsi dalam bentuk murninya. Minyak ini dapat diminum langsung dengan sendok setiap hari. Perlu diingat bahwa minyak zaitun extra virgin tinggi kalori, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah besar. Cukup 2-3 sendok makan (15-45ml) setiap pagi sebelum sarapan.

Baca juga: Manfaat Minum Minyak Zaitun, Takaran Minum dan Waktu Terbaik

Jenis Minyak Zaitun yang Paling Sehat Untuk Dikonsumsi

Ketika memutuskan untuk memasukkan minyak zaitun ke dalam pola diet, penting untuk memilih jenis yang tepat agar mendapatkan manfaat maksimal, khususnya dalam konteks penurunan berat badan.

Kualitas dan keaslian minyak zaitun sangat memengaruhi kandungan nutrisinya.

Minyak zaitun extra virgin berkualitas tinggi mengandung lebih banyak antioksidan dan senyawa bermanfaat lainnya yang mendukung kesehatan dan pengelolaan berat badan.

Minyak zaitun yang sehat untuk dikonsumsi adalah jenis extra virgin yang bersertifikat organik, seperti minyak zaitun AEGEA. Minyak zaitun kualitas tertinggi yang diolah melalui metode cold-pressed, yang memastikan bahwa minyak tetap murni dan kaya akan nutrisi.

Kemudian cari minyak zaitun yang berasal dari ‘early harvest’, yang berarti buah zaitun dipanen lebih awal.

Faktor-faktor di atas menjadikan minyak zaitun lebih kaya akan oleic acid, polifenol, antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan.

Menurut hasil penelitian pada Progress in Lipid Research, Oleic acid berperan penting dalam menjaga berat badan ideal dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Minyak zaitun extra virgin merupakan cara yang sangat baik untuk mencegah obesitas karena kaya akan lemak tak jenuh tunggal, polifenol, dan senyawa bermanfaat lain yang dapat membantu mengurangi rasa lapar, keinginan makan, dan inflamasi.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari minyak zaitun extra virgin, sebaiknya diintegrasikan setiap hari ke dalam pola diet, alam jumlah yang moderat.

Selain dapat mencegah obesitas, pelajari lebih lanjut tentang manfaat minyak zaitun untuk kesehatan lainnya.

Baca juga: 21 Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan, Kulit, dan Kecantikan


Referensi

Tutunchi H, Ostadrahimi A, Saghafi-Asl M. The Effects of Diets Enriched in Monounsaturated Oleic Acid on the Management and Prevention of Obesity: a Systematic Review of Human Intervention Studies. Adv Nutr. 2020 Jul 1;11(4):864-877. doi: 10.1093/advances/nmaa013. PMID: 32135008; PMCID: PMC7360458. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7360458/. Diakses pada 11 Januari 2024.

Isaakidis A, Maghariki JE, Carvalho-Barros S, Gomes AM, Correia M. Is There More to Olive Oil than Healthy Lipids? Nutrients. 2023 Aug 18;15(16):3625. doi: 10.3390/nu15163625. PMID: 37630815; PMCID: PMC10459315. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC10459315/. Diakses pada 11 Januari 2024.


Refrensi

Tentang penulis

Arya selalu menyajikan informasi yang jelas, lengkap, dan terpercaya. Setiap tulisannya direfrensi dari sumber penelitian yang kredibel untuk informasi akurat yang dapat diandalkan.
AEGEA Organic & Lab-tested Extra Virgin Olive Oil

Artikel terkait

WhatsApp kami